A. Belajar
Belajar (Fontana dalam Suherman, 1981: 147) adalah proses
perubahan tingkah laku individu yang relatif tetap sebagai hasil dari
pengalaman, sedangkan pembelajaran merupakan upaya penataan lingkungan yang
memberi nuansa agar program belajar tumbuh dan berkembang secara optimal. Hal
ini senada dengan Hudojo (1988) yang menyatakan bahwa seseorang dikatakan
belajar bila dapat diasumsikan dalam diri orang itu menjadi proses yang
mengakibatkan perubahan tingkah laku.
B. Mengajar
Hudojo (1988) menyatakan mengajar suatu kegiatan di mana
pengajar menyampaikan pengetahuan/ pengalaman yang dimiliki peserta didik.
Tujuan mengajar adalah agar pengetahuan yang disampaikan dapat dipahami peserta
didik.
C. Pembelajaran
dalam arti sempit
Proses pembelajaran (Suherman, 2003: 8) adalah proses
pendidikan dalam lingkungan persekolahan, sehingga arti dari proses
pembelajaran adalah proses sosialisasi individu siswa dengan lingkungan
sekolah, seperti guru, fasilitas, dan teman sesama siswa.
D. Pembelajaran
menurut komunikasi
Pembelajaran (Suherman, 2003: 8) adalah proses komunikasi
fungsional antara siswa dengan guru dan siswa dengan siswa, dalam rangka
perubahan sikap dan pola pikir yang akan menjadi kebiasaan bagi siswa yang
bersangkutan. Guru sebagai komunikator, siswa sebagai komunikan, dan matersi
sebagai pesan (ilmu pengetahuan).
E. Strategi pembelajaran
Strategi pembelajaran (Suherman, 2003: 5) adalah siasat
atau kiat yang psengaja direncanakan
oleh guru, berkenaan dengan segala persiapan pembelajaran agar pelaksanaan
pembelajaran berjalan dengan lancar dan tujuannya yang berupa hasil belajar
bisa tercapai secara optimal. Strategi pembelajaran antara lain telaah
kurikulum (khususnya GBPP, petunjuk pelaksanaan, dan petunjuk teknis
pembelajaran matematika), penyusunan program tahunan, penyusunan program
semester, dan Rencana Pembelajaran.
F. Pendekatan
pembelajaran
Pendekatan pembelajaran (Suherman, 2003: 6) adalah cara
yang ditempuh guru dalam pelaksanaan pembelajran agar konsep yang disajikan
dapat diadaptasi oleh siswa. Pendekatan dibedakan menjadi dua yaitu metodologi
dan materi. Pendekatan metodologi diantaranya adalah pendekatan intuitif,
analitik, sintetik, spiral, induktif, deduktif, tematik, realistik, heuristik.
Contoh pendekatan materi yaitu untuk menyajikan penjumlahan bilangan
menggunakan pendekatan garis bilangan atau himpunan, untuk menyajikan
penjumlahan bilangan pecahan yang tidak sejenis digunakan gambar.
G. Metode pembelajaran
Metode pembelajaran (Suherman, 2003: 7) adalah cara menyajikan materi yang masih
bersifat umum, misalnya seorang guru menyajikan materi dengan penyampaian
dominan secara lisan dan sekali-kali ada tanya jawab. Sedangkan menurut Hudojo
(1988) menyatakan bahwa metode pembelajaran adalah suatu cara mengajar
matematika yang disusun secara sistematik dan logik ditinjau dari segi hakekat
matematika dan segi psikologinya.
H. Teknik pembelajaran
Seorang guru matematika mampu menggunakan metode ceramah
dalam bidang matematika dengan baik karena ia menguasai tekniknya. Guru
matematika mengusai dan terampil ilmu matematika secara khusus dalam bidangnya.
Oleh karena itu, metode dan teknik mengajar ibarat dua sisi mata uang yang
berbeda tetapi tidak terpisah dalam pelaksanaannya di lapangan.
I. Model
pembelajaran
Model pembelajaran (Suherman, 2003: 7) adalah pola
interaksi siswa dengan guru dalam kelas yang menyangkut strategi, pendekatan,
metode, dan teknik pembelajaran yang diterapkan dalam pelaksanaan kegiatan
belajar mengajar di kelas. Model pembelajaran matematika antara lain model
pembelajaran klasikal, individu, diagnostik, remidial, terprogram, dan modul.
Dari definisi-definisi di atas
dapat dibuat hubungan antara strategi, metode, teknik dan model
pembelajaran seperti gambar di bawah ini. Melalui gambar di bawah ini akan
semakin mempermudah kita memahami mengenai hubungan keempat hal tersebut.
Gambar 1.1. Hubungan strategi, metode, ketrampilan, dan model pembelajaran
(sumber : google)
Daftar Pustaka
Hudojo, H. 1988. Mengajar Belajar Matematika. Jakarta:
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.
Suherman, E, at
al. 2003. Strategi Pembelajaran
Matematika Kontemporer. Bandung: UPI.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar